HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS MEMPAWAH KABUPATEN MEMPAWAH

Velda Safitri Setyawati, Anggi Pramana, Deviliani Deviliani, Rizki Octari Putri, Hendra Hendra

Abstract


Hypertension remains a major global and national health challenge, including in Indonesia. It is driven by both non-modifiable and modifiable risk factors. One of the primary obstacles in hypertension management is long-term medication adherence, which is significantly influenced by patient knowledge. This study aims to analyze the relationship between knowledge level and medication adherence among hypertensive patients at the Mempawah Health Center, Mempawah Regency. This quantitative study utilized a correlational design with a cross-sectional approach. A total sample of 106 hypertensive patients was selected using a purposive sampling technique based on specific inclusion criteria, including having hypertension for more than six months. Data were collected using a validated 12-item knowledge questionnaire and the 8-item Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Bivariate analysis was conducted using the Gamma correlation test. The majority of respondents were in late adulthood (45.3%), male (55.7%), had an elementary school education level (42.5%), and were unemployed/housewives (43.3%). Most respondents demonstrated a moderate level of knowledge (64.2%) and moderate medication adherence (53.8%). Statistical analysis revealed a significant relationship between knowledge level and medication adherence among hypertensive patients (p = 0.005) with a moderate positive correlation (r = 0.511). There is a significant positive relationship between the level of knowledge and adherence to taking medication among hypertensive patients at Mempawah Health Center. Enhancing public health education and targeted nursing interventions are essential to improve patient comprehension and treatment compliance


Keywords


hypertension; knowledge level; medication adherence; primary health care

Full Text:

PDF

References


Al Fatih, H., Ningrum, T. P., & Saktya, A. A. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi di masa pandemi Covid-19. Jurnal Keperawatan BSI, 11(2), 129–140.

Alam, R. I., & Jama, F. (2020). Analisis faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan berobat lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pampang. JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH, 9(2), 141–147.

Annisa, N., Safitri, R., & Rahmawati, E. (2024). Pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas, 8(1), 25–34.

Anto, A., Budiarto, I., & Amaludin, M. (2023). Penatalaksanaan komprehensif hipertensi pada pasien dewasa di pelayanan primer. Jurnal Kesehatan Keperawatan, 15(1), 45–52.

Ayu, F., Kurnia, D., & Susanti, E. (2022). Analisis faktor risiko gaya hidup terhadap kejadian hipertensi usia produktif. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Masyarakat, 7(2), 112–120.

Corwin, E. J. (2009). Buku saku patofisiologi Corwin. EGC.

Dafriani, P., & Prima, R. (2019). Pendekatan holistik dalam penatalaksanaan hipertensi. Berkah Prima.

Darsini, D., Fahrudim, F., & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan: Tinjauan artikel bergambar. Jurnal Keperawatan Sinergi, 1(1), 97–107.

Dhrik, M., Rahayu, S., & Lestari, P. (2023). Tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien penyakit kronis: Systematic review. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 12(3), 201–210.

Dismiantoni, N., Wardoyo, A. S., & Pramesti, W. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 310–317.

Dwajani, S. (2018). Medication adherence in chronic diseases and its management. Jaypee Brothers Medical Publishers.

Fahriah, N. (2021). Hubungan tingkat pendidikan dan informasi kesehatan dengan kesadaran berobat pasien hipertensi. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 88–95.

Faridah, F., & Afiyanti, Y. (2021). Faktor sosiodemografi dan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(1), 33–41.

Fitriani, A., Setyawati, V., & Handayani, T. (2020). Hubungan antara pengetahuan, motivasi pasien dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (OAT) pada penderita penyakit TB paru. Jurnal Kesehatan Masyarakat Samarinda, 5(1), 12–21.

Hanum, S., Riani, R., & Syafriani, S. (2019). Hubungan dukungan keluarga dan motivasi diri dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan Holistik, 4(2), 77–85.

Harahap, D. A., Aprilla, N., & Mutiara, E. (2019). Hubungan pengetahuan penderita hipertensi tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kampa tahun 2019. Jurnal Doferint, 1(1), 11–19.

Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2018). Brunner & Suddarth's textbook of medical-surgical nursing (14th ed.). Wolters Kluwer.

Hsiao, C. Y., Chang, C., & Chen, C. D. (2012). Illness perceptions, medication beliefs, and medication adherence in hypertensive patients. Journal of Cardiovascular Nursing, 27(2), 161–167.

Imanda, S., Rahmawati, A., & Triyanto, E. (2021). Risiko komplikasi kardiovaskular akibat ketidakpatuhan terapi antihipertensi. Jurnal Keperawatan Soedirman, 16(3), 105–112.

Indriana, N., Kurniawan, A., & Pujiastuti, E. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Rumah Sakit X Cilacap. Jurnal Farmasi Indonesia, 18(2), 142–150.

Irianti, D., Yasin, N. M., & Kristaji, C. (2021). Evaluasi tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat pasien hipertensi rawat jalan. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 11(1), 40–49.

James, P. A., Oparil, S., Carter, B. L., Cushman, W. C., Dennison-Himmelfarb, C., Handler, J., Lackland, D. T., LeFevre, M. L., MacKenzie, T. D., Ogedegbe, O., Smith, S. C., Jr., Svetkey, L. P., Taler, S. J., Townsend, R. R., Wright, J. T., Jr., Narva, A. S., & Ortiz, E. (2014). 2014 evidence-based guideline for the management of high blood pressure in adults: Report from the panel members appointed to the Eighth Joint National Committee (JNC 8). JAMA, 311(5), 507–520.

Juniarti, E., Budiarto, I., & Safitri, D. (2023). Hubungan karakteristik demografi dan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan YARSI, 10(1), 18–27.

Kardiyudiani, N. K., & Susanti, B. A. (2019). Keperawatan medikal bedah 1. Pustaka Baru Press.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Panduan teknis penyelenggaraan Posbindu PTM bagi penderita hipertensi. Direktorat PTM Kemenkes RI.

Khasanah, U. (2022). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(2), 88–96.

Langingi, A. R. (2021). Hubungan umur dan jenis kelamin dengan kejadian hipertensi. Jurnal Keperawatan BMR, 5(1), 15–22.

LaMorte, W. W. (2022). The Health Belief Model. Boston University School of Public Health.

Longa, A., Budiarto, I., & Amaludin, M. (2023). Analisis faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan hipertensi di Puskesmas. Jurnal Keperawatan Komunitas, 8(2), 101–109.

Massa, K., & Manafe, L. A. (2021). Lama menderita hipertensi berhubungan dengan kepatuhan minum obat. Jurnal Keperawatan Siloam, 3(1), 45–52.

Megawatie, L., & Ligita, S. (2022). Factors influencing medication adherence in patients with hypertension: A qualitative study. Belitung Nursing Journal, 8(4), 312–319.

Mulyasari, D. (2016). Validasi kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) versi Indonesia pada pasien hipertensi [Skripsi, Universitas Gadjah Mada].

Mursiany, A., Mulyasari, D., & Farmasita, A. (2015). Uji validitas dan reliabilitas kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan pasien hipertensi. Jurnal Ilmiah Farmasi, 11(2), 65–72.

Nisa, K., & Dewi, R. (2018). Pemeriksaan penunjang dan laboratorium pada manajemen hipertensi. Jurnal Kedokteran Klinik, 5(2), 89–97.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Nuraeni, E. (2019). Hubungan jenis kelamin dan gaya hidup dengan kejadian hipertensi. Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah, 6(1), 23–30.

Nurdin, A., Setiawan, B., & Purwanto, H. (2024). Perubahan fisiologis pembuluh darah pada lansia dan implikasinya terhadap tekanan darah. Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan, 12(1), 34–42.

Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (Edisi 5). Salemba Medika.

Oktaviani, R., Wati, L., & Kurniawan, D. (2022). Tingkat stres, aktivitas fisik dan kejadian hipertensi pada pasien rawat jalan. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(3), 511–520.

Padmaningsih, R., & Budiman, B. (2023). Peran komunikasi terapeutik perawat dalam meningkatkan kepatuhan berobat pasien hipertensi. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, 6(1), 19–26.

Pristianty, L., Apsari, D. P., & Hidayat, R. (2023). Profil pengetahuan dan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Jurnal Farmasi Komunitas, 10(1), 55–62.

Purnawinadi, I. G., & Lintang, C. (2020). Dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Jurnal Skep, 8(2), 88–95.

Rohani, S. (2013). Psikologi perkembangan dewasa dan lansia. Rajawali Press.

Roslandari, N., Budiarto, I., & Amaludin, M. (2020). Pengetahuan pasien hipertensi dan hubungannya dengan kepatuhan terapi antihipertensi. Jurnal Kesehatan YARSI, 7(2), 66–74.

Sastroasmoro, S. (2018). Dasar-dasar metodologi penelitian klinis (Edisi 5). Sagung Seto.

Siswanti, H. (2020). Konsep perilaku kesehatan dan pengukurannya. Universitas Diponegoro Press.

Sumiasih, N., Yanti, N. L., & Ariyanti, N. K. (2020). Evaluasi kepatuhan minum obat pasien hipertensi dengan metode MMAS-8. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 13(1), 40–48.

Sundari, S., Rahmah, N., & Astuti, W. (2024). Strategi jangka panjang pengendalian hipertensi melalui edukasi berkelanjutan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), 12–20.

Toar, J. M., & Sumendap, P. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi usia produktif. Jurnal Keperawatan Tropis, 11(1), 30–38.

Tumando, G., Budiarto, I., & Amaludin, M. (2021). Kejenuhan berobat dan pengaruhnya terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi kronis. Jurnal Keperawatan Komunitas, 6(1), 50–58.

Usman, U. (2020). Efek samping pengobatan antihipertensi jangka panjang pada organ target. Jurnal Farmakologi Klinik, 7(2), 110–118.ndriana

Walidah, Z. (2017). Hubungan pengetahuan pasien hipertensi tentang penyakitnya terhadap kepatuhan minum obat antihipertensi [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta].

Wirakhmi, I. N., & Purnawan, I. (2021). Gambaran ketidakpatuhan minum obat pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(2), 85–91.

World Health Organization. (2023). Global report on hypertension: The race against a silent killer. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081062.

Yanita, N. (2022). Berdamai dengan hipertensi. Bumi Medika.




DOI: https://doi.org/10.52364/jsmi.v4i2.56

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.